Batik ASN, Pemkab Berau Siapkan Anggaran Rp 1,2 Milyar
Bupati Berau Sri Juniarsih Membatik
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Anggaran yang harus disiapkan Pemkab Berau sangat fantastis nilainya, untuk mendukung seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Berau menggunakan Batik Motif Khas Berau yakni senilai Rp 1,2 Milyar Rupiah.
Mengingat anggaran cukup besar, maka
ditargetkan kegiatan itu baru bisa direalisasikan ditahun anggaran 2023
mendatang.
“ Untuk merealisasikan program tersebut
banyak harus dipersiapkan dari Perbupnya , pihak yang akan mengelola anggaran
sebesar itu termasuk kesiapan para pengrajin untuk dapat menjalankan program
yang kita targetkan itu,”jelas Plt Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi
(Koperindag) Berau Salim, baru-baru ini.
Anggaran sebesar itu lanjut Salim, itu hanya
mengambil budget harga batik cap atau cetak yang berkisar perpotongnya Rp 250 ribu
sampai Rp 300 ribu . “Budget yang kita mampu hanya senilai itu , kalau jenis
batik lainnya kita tidak cukup anggaran,”tukas Salim.
Karena
tidak hanya ASN yang ditarget memakai Batik motif khas Berau tambah Salim,
seluruh pihak terkait juga diarahkan menggunakan seperti BUMD, BUMN, pihak
Perbankan, perusahaan maupun sekolah-sekolah juga. “Saya garis bawahi budget
perpotong itu hanya budget PNS tapi bila swasta dan pihak lainnya menngunakan
anggaran sendiri memilih anggaran lebih tinggi maka kami persilahkan,”Salim.
Untuk
diketahui, mendukung pengembangan hasil kreatif potensi penenun dan pembatik
perlu kedepannya Bumi Batiwakkal dibuatkan piranti hukum berupa Perbup.
Dipastikan dalam waktu dekat Perbup tersebut
segera lahir, didukung karena draft Perbup tersebut juga setelah dikonsultasikan
ke Pemerintah Pusat tidak ada poin yang bertentangan dengan hukum lebih tinggi.
Untuk melahirkan Perbup Pemanfaatan Batik Motif khas Berau sudah dilakukan 2
kali pembahasan.
Pembahasan perdana dipimpin langsung Bupati
Sri Juniarsih pada tanggal 28 Juni 2021 lalu bertempat dikantor Pemkab Berau JL
APT Pranoto.
“Khusus
batang tubuh Perbup sebenarnya sudah siap, akan tetapi masih belum rampung
lampiran-lampiran pendukung. Itu berkaitan dengan jenis-jenis motif apa saja
yang akan diakomidir dalam merealisasikan program menngunakan batik bermotif
Berau, termasuk keseiapan para pengrajin ,”jelasnya lagi. (sep/adv)